Semalam tadi aku terserang demam.
Padahal sebelumnya aku masih sempat menulis cerita di buku kesayangan
ketika aku cek ponselku...
sudah ada beberapa pesan dari seorang pujaan
Ia berikan aku “PING!!!” sampai tiga kali
Aku balas pesannya baru tadi pukul empat kosong delapan
Padahal sebelumnya aku masih sempat menulis cerita di buku kesayangan
ketika aku cek ponselku...
sudah ada beberapa pesan dari seorang pujaan
Ia berikan aku “PING!!!” sampai tiga kali
Aku balas pesannya baru tadi pukul empat kosong delapan
Lalu aku laporan kalau aku demam
Di pesan itu dia tanyakan keadaan “terus masih demam saat ini?”
aku bilang “masih sedikit”
ditambah hidungku yang sudah meler dengan cairan-cairan menjijikan
dia bilang aku kurang istirahat
Padahal yang kurang istirahat itu dia yang suka begadang
Lalu dia mengajakku jalan-jalan
tapi aku pula tak ada uang
akhirnya aku ajak saja dia untuk jalan-jalan kamis depan
Ternyata dia ragu kalau kamis depan sudah puasa Ramadhan dan...
aku bilang “belum masih tanggal enam”
akhirnya dia mengantuk dan inisiatifku jalan untuk membangunkan pukul tiga belas atau empat belas nanti.
akhirnya aku ajak saja dia untuk jalan-jalan kamis depan
Ternyata dia ragu kalau kamis depan sudah puasa Ramadhan dan...
aku bilang “belum masih tanggal enam”
akhirnya dia mengantuk dan inisiatifku jalan untuk membangunkan pukul tiga belas atau empat belas nanti.
Setelah pukul tiga belas, aku
telpon dia berulang-ulang
Dua kali panggilan langsung dia angkat dan akhirnya dia terbangun
Aku bilang “lekaslah bangun dari tidurmu, sudah waktunya jam kerja”
Sambil setengah mengigagu dia bilang “iya”
Lalu aku kirimi ia pesan, satu kali... dua kali ... tidak ada jawaban
Dua kali panggilan langsung dia angkat dan akhirnya dia terbangun
Aku bilang “lekaslah bangun dari tidurmu, sudah waktunya jam kerja”
Sambil setengah mengigagu dia bilang “iya”
Lalu aku kirimi ia pesan, satu kali... dua kali ... tidak ada jawaban
Akhirnya aku ‘PING!!!’ balik dia
Terbangunlah ia dari ranjang, tapi
lagi-lagi ia ketiduran
Dia bilang “berilah aku sepuluh menit lagi” dan baiklah
Semenit... dua menit... tiga menit... empat menit... lima menit... enam menit.. tujuh menit... delapan
menit... sembilan menit... dan sepuluh menit...
Dia bilang “berilah aku sepuluh menit lagi” dan baiklah
Semenit... dua menit... tiga menit... empat menit... lima menit... enam menit.. tujuh menit... delapan
menit... sembilan menit... dan sepuluh menit...
Aku bangunkan ia berulang-ulang,
dan ternyata masih saja ketiduran
Akhirnya ia lelah aku kirimi pesan karena keberisikan
Beranjaklah ia...
Tapi kok tidak ada balasan lagi darinya???
Aku telpon berulang-ulang sampai gumoh aku dibuatnya
Tak lama kemudian pesan masuk dan ia bilang
Akhirnya ia lelah aku kirimi pesan karena keberisikan
Beranjaklah ia...
Tapi kok tidak ada balasan lagi darinya???
Aku telpon berulang-ulang sampai gumoh aku dibuatnya
Tak lama kemudian pesan masuk dan ia bilang
“makasih yaaa *emotpeluk*
“sebentar lagi aku berangkat” katanya tenang
“sebentar lagi aku berangkat” katanya tenang
Dan berangkatlah ia mencari uang..
Aku senang hari ini membuatmu senang ...
Terimakasih tuan J
Aku senang hari ini membuatmu senang ...
Terimakasih tuan J

Tidak ada komentar:
Posting Komentar